Selasa, 30 Oktober 2012

MAKALAH PERTUMBUHAN EKONOMI


BAB. I PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Selama hampir setengah abad , perhatian utama masyarakat perekonomian dunia tertuju pada cara-cara untuk mempercepat tingkat pertumbuhan pendapatan nasional . perekonomian dan politisi dari semua negara , baik negara-negara kaya maupun miskin , yang menganut sistem kapitalis , sosialis maupun campuran  ,semuanya sangat mendambakan dan menomor satukan pertumbuhan ekonomi ( economic growth ) .
Pada setiap akhir tahun , masing-masing negara selalu mengumpulkan data-data statistikanya yang berkenaan dengan tingkat pertumbuhan GNP relatifnya dan dengan penuh harap mereka menantikan munculnya angka-angka pertumbuhan yang membesarkan hati . pengejaran pertumbuhan merupakan tema sentral dalam kehidupan ekonomi semua negara di dunia ini . seperti kita telah ketahui berhasil atau tidaknya program-program pembangunan di negara-negara dunia ketiga sering dinilai berdasarkan tinggi rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi sebagai tolak ukur penilaian pertumbuhan ekonomi nasional sudah terlanjur diyakini serta diterapkan secara luas , maka kita tidak boleh ketinggalan dan mau tidak mau juga harus berusaha mempelajari hakekat dan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi tersebut . pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi memliki definisi yang berbeda , yaitu pertumbuhan ekonomi ialah proses kenaikan output perkapita yang terus-menerus dalam jangka panjang . pertumbuhan ekonomi tersebut merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan . dengan demikian maki tingginya pertumbuhan ekonomi biasanya makin tinggi pula kesejahteraan masyarakat , meskipun terdapat indikator yang lain yaitu distribusi pendapatan . sedangkan pembangunan ekonomi ialah usaha meningkatkan pendapatan perkapita dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi rill melalui penanaman modal , penggunaan teknologi , penambahan pengetahuan , peningkatan keterampilan , penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen .
BAB II. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas akan dibahas apa saja yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi suatu negara dan upaya apa yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara tersebut .
BAB III TINJAUAN PUSTAKA
A.    PENGERTIAN
Pertumbuhan ekonomi adalah perkembangan kegiatan dlam perekonomian yang meyebabkan barang dan jasa yang di produksi dalam masyarakat bertambah dan kemakmuran masyarakat meningkat . masalah pertumbuhan ekonomi dapat dipandang sebagai masalah makro ekonomi dalam jangka panjang . perkembangan kemampuan memproduksi barang dan jasa sebagai akibat pertambahan faktor-faktor produksi pada umumnya tidak selalu diikuti oleh pertambahan produksi barang dan jasa yang sama besarnya . pertambahan potensi memproduksi sering kali lebih besar dari pertambahan produksi yang sebenarnya . dengan demikian perkembangan ekonomi adalah lebih lambat dari potensinya .
B.     TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI
1.      Teori pertumbuhan ekonomi menjadi dibagi menjadi 2 :
A.    Teori pertumbuhan ekonomi historisa Frederich List ( 1789-1864)
Tahap-tahap pertumbuhan ekonomi menurut frederich list adalah tingkat-tingkat yang dikenal dengan sebutan stuffen theorian (teori tangga) . adapun tahapan-tahapan pertumbuhan ekonomi dibagi menjadi 4 sebagai berikut :
a.       Masa berburu dan mengembara
b.      Masa berternak dan bertanam
c.       Pada masa ini manusia sudah hidup menetap sambil memelihara tanaman yang mereka tanam kerajinan sebagai usaha sampingan mereka .
d.      Masa kerajinan industri dan perdagangan .
B.     Karu Bucher ( 1847-1930)
Tahap perekonomian ini dapat dibagi menjadi 4 yaitu :
a.       Rumah tangga tertutup
b.      Rumah tangga kota
c.       Rumah tangga bangsa
d.      Rumah tangga dunia
C.     Werner Sombart ( 1863-1947)
     Tahap perokonomian ini dibagi menjadi 4 yaitu :
a.       Prakapitalisme ( varkapitalisme )
b.      Zaman kapitalis madya ( buruh kapitalisme )
c.       Zaman kapitalis raya ( hackapitalimus )
d.      Zaman kapitalis akhir ( spetkapitalismus )
D.    Walt Whitmen Rosfow ( 1916-1979)
Tahap perekonomian ini menjadi dibagi 5 yaitu :
a.       Masyarakat tradisional
b.      Persyaratan untuk lepas landas
c.       Lepas landas
d.      Perekonomian yang matang atau dewasa
e.       Masa ekonomi konsumsi tinggi
2.      Teori pertumbuhan ekonomi klasik dan neoklasik teori pertumbuhan klasik sebagai berikut :
A.    Teori pertumbuhan menurut Adam Smith
Teori adam smith dibuat dengan teori the invisible hands ( teori tangan-tangan gaib ) pertumbuhan ekonomi di tandai oleh 2 faktor yang saling berkaitan :
a.       Pertumbuhan ekonomi
b.      Pertumbuhan output total pertumbuhan output yang akan dicapai dipengaruhi oleh 3 komponen berikut ini :
1.      Sumber-sumber alam
2.      Tenaga kerja ( pertumbuhan penduduk )
3.      Jumlah persediaan
B.     David Ricardo dan T.R Malthus
Menurut David Ricardo faktor pertumbuhan penduduk yang semakin besar hingga menjadi 2 kali lipat pada suatu saat akan menyebabkan jumlah tenaga kerja melimpah pendapat ricardo ini sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh malthus , menyatakan bahwa makanan (hasil produksi) akan bertambah menurut deret hitung (1,2,3 dan seterusnya) . sedangkan penduduk akan bertambah menurut deret ukur (1,2,4,8,16, dan seterusnya) sehingga pada saat perekonomian akan pada taraf subsiten atau kemandegan .
Teori pertumbuhan ekonomi neoklasik
A.    Robert Sollow
Robert Sollow lahir pada tahun 1950 di Brookyn , ia seorang peraih nobel di bidang ilmu ekonomi pada tahun 1987 . robert sollow menekankan perhatiannya pada pertumbuhan output yang akan terjadi atas hasil kerja 2 faktor input utama . yaitu modal dan tenaga kerja .
B.     Harrod dan Domar
 Tahun 1747 pertumbuhan ekonomi menurut harrod dan domar akan terjadi apabila penimgkatan produktivitas modal (MEC) dan produktivitas tenaga kerja .
C.     Joseph Schumpeter
Menurut joseph pertumbuhan ekonomi suatu negara ditentukan pleh adanya proses inovasi-inovasi (penemuan-penemuan baru dibidang teknologi produksi) yang dilakukan oleh para pengusaha . tanpa adanya inovasi tidak ada pertumbuhan ekonomi .
c.       UKURAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Menurut M. Suparko dan Maria R. Suparko ada beberapa macam alat yang dapat digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi yaitu :
1.      Produk Domestik Bruto
PDB adalah jumlah barang dan jasa yang akhir yang dihasilkan dalam harga pasar kelemahan PDB sebagai ukuran pertumbuhan ekonomi adalah sifatnya yang global dan tidak mencerminkan kesejahteraan penduduk .
2.      PDB perkapita atau pendapatan perkapita
PDB perkapita merupakan ukuran yang lebih tepat karena telah memperhitungkan jumlah penduduk . jadi ukuran pendapatan perkapita dapat diketahui dengan membagi PDB dengan jumlah penduduk .
3.      Pendapatan per jam kerja
Suatu negara dapat dikatakan lebih maju dibandingkan negara lain bila mempunyai tingkat pendapatan atau upah per jam kerja yang lebih tinggi daripada upah per jam kerja di negara lain untuk jenis pekerjaan yang sama .
D.    MODEL-MODEL PERTUMBUHAN EKONOMI
Model pertumbuhan ekonomi menurut Harrod dan Domar adalah model pertumbuhan yang mengacu pada pertumbuhan ekonomi negara-negara maju , model itu merupakan perkembangan langsung teori ekonoi makro keynes yang merupakan teori jangka pendek yang menjadi teori jangka panjang . pada model harrod dan domar investasi diberikan peranan yang sangat penting , dalam jangka panjang investasi mempunyai pengaruh kembar . disatu sisi investasi mempengaruhi permintaan agregat di sisi lain investasi mempengaruhi kapasitas produksinasional dengan menambah stok modal yang tersedia .
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN HAL-HAL YANG MEMEPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI
1.      Akumulasi Modal
Terjadi apabila sebagian dari pendapatan ditabung dan di investasikan kembali dengan tujuan memperbesar output dan pendapatan di kemudian hari . fisik suatu negara(yakni total nilai rill “neto” atas seluruh barang modal produktif secara fisik) dan hal itu jelas memungkinkan terjadinya peningkatan output di masa-masa mendatang . investasi produktif yang bersifat langsung tersebut harus dilengkapi dengan berbagai investasi penunjang yang disebut investasi “infrastruktur” ekonomi dan sosial . disamping investasi yang bersifat langsung banyak cara yang bersifat tidak langsung untuk menginvestasikan dana dalam berbagai sumber daya . di samping itu juga ada invetasi dalam pembinaan sumber daya manusia dapat meningkatkan kualitas modal manusia  , sehingga pada akhirnya akan membawa dampak positif yang sama terhadap manusia .
2.      Pertumbuhan Penduduk dan Angkatan Kerja
Pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan angkatan kerja ( yang terjai beberapa tahun kemudian setelah pertumbuhan penduduk ) secara tradisional dianggap sebagai salah satu faktor positif yang memacu pertumbuhan ekonomi . jumlah tenaga kerja yang lebih besar berarti akan menambah jumlah tenaga produktif sedangkan pertumbuhan. penduduk yang lebih besar berarti meningkatkan ukuran pasar domestiknya , meskipun demikian kita masih mempertanyakan apakah begitu cepatnya penawaran angkatan kerja di negara-negara berkembang (sehingga banyak diantara mereka yang mengalami kelebihan tenaga kerja ) benar-benar akan memberikan dampak positif atau justru negatif terhadap pembangunan ekonominya atau adanya faktor-faktor penunjang seperti kecakapan manajerial dan administrasi .
3.      Kemajuan Teknologi
Dalam pengertiannya yang paling sederhana kemajuan teknologi terjadi karena ditemukannya cara-cara baru atau perbaikan atas cara-cara lama dalam menangani pekerjaan-pekerjaan tradisional . kita mengenal 3 klafisikasi kemajuan teknologi yaitu :
Kemajuan teknologi yang bersifat netral ( neutral technological progress ) apabila teknologi tersebut memungkinkan jumlah dan kombinasi faktor input yang sama . inovasi yang sederhana seperti pembagian tenaga kerja ( semacam spesialisasi ) yang dapat mendorong peningkatan output dan kenaikan konsumsi masyarakat . sementara itu kemajuan teknologi dapat berlangsung sedimikian rupa sehingga menghemat pemakaian modal atau tenaga kerja ( artinya penggunaan tekonologi tersebut memungkinkan kita memperoleh output yang lebih tinggi dari jumlah input tenaga kerja atau modal yang sama ) . penggunaan komputer mesin-mesin,bor listrik berkecepatan tinggi,dan masih banyak lagi jenis mesin serta peralatan modern lainnya dapat diklasifikasikan sebagai kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja .
Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja ( labor-saving tecnohological progress ) apabila penerapan teknologi tersebut mampu meningkatkan mutu atau keterampilan angkatan kerja secara umum . misalnya dengan menggunakan videotape,televisi, dan media komunikasi lainnya .
Kemajuan teknologi yang hemat modal ( capital-saving technological progress ) jenis kemajuan ini terjadi jika penggunaan teknologi tersebut memungkinkan kita memanfaatkan barang modal yang ada secara lebih produktif . misalnya pengunaan bajak kayu .
BAB V. MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI
Posisi negara-negara berkembang dewasa ini dalam banyak hal berbeda dengan yang dimiliki oleh negara-negara maju pada saat lepas landas ke arah era pertumbuhan ekonomi modern . dalam kondisi tersebut , paling tidak terdapat delapan perbedaan penting yang mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi dan syarat-syarat terlaksanya pembangunan ekonomi modern . kedelapan butir perbedaan yang utama dan yang perlu di analisis lebih lanjut itu adalah sebagai berikut :
1.      Perbedan kekayaan sumber daya alam dan kualitas modal manusia
2.      Perbedaan pendapatan perkapita dan tingkat GNP dibandingkan negara-negara lainnya di dunia
3.      Perbedaan iklim
4.      Perbedaan jumlah penduduk, distribusi, serta laju pertumbuhannya
5.      Peranan sejarah migrasi internasional
6.      Perbedaan dalam memperoleh keuntungan dari perdagangan internasional
7.      Kemampuan melakukan penelitian dan pengembangan dalam bidang ilmiah dan teknologi dasar
8.      Stabilitas dan fleksibilitas lembaga-lembaga politik dan sosial
BAB VI.KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan pertumbuhan ekonomi di setiap negara berbeda-beda tergantung dari tingkat pendapatan perkapita suatu negara tersebut dan tergantung dari berapa besar pendapatan atau penghasilan dari penduduknya . jika pendapatan negara itu tinggi maka pertumbuhan ekonominya juga cepat tetapi sebaliknya jika pendapatan suatu negara itu dibawah rata-rata maka pertumbuhan ekonominya juga rendah . beberapa ahli ekonomi mengemukakan pertumbuhan ekonomi dengan persepsi yang berbeda-beda , seperti aliran klasik dan neoklasik . pertumbuhan ekonomi pada zaman sekarang ini berdampak pada kehidupan penduduk suatu negara . semuanya ini berpengaruh pada kesejahteraan rakyat banyak . oleh karena itu negara terus memajukan pendapatan negara .
Saran dengan demikian dapat kita sarankan kepada pemerintah dengan penjelasan sebagai berikut :
1.      Beberapa negara sedang berkembang mengalami ketidakstabilan sosial,politik, dan ekonomi . ini merupakan sumber yang mengahalangi pertumbuhan ekonomi . harus adanya pemerintah yang kuat dan berwibawa menjamin terciptanya keamanan dan ketertiban hukum serta persatuan dan perdamaian .
2.      Ketidakmampuan atau kelemahan setor swasta melaksanakan fungsi entreprenurial yang bersedia dan mampu mengadakan akumulasi kapital dan mengambil inisiatif mengadakan investasi yang diperlukan untuk memonitori proses pertumbuhan .
3.      Pertumbuhan ekonomi merupakan hasil akumulasi kapital dan investasi yang dilakukan terutama oleh sektor swasta yang dapat menaikkan produktivitas perekonomian . hal ini tidak dapat dicapai terwujud bila tidak didukung oleh adanya barang-barang dan pelayanan jasa sosial seperti sanitasi dan program pelayanan kesehatan dasar masyarakat,pendidikan,irigrasi,penyediaan jalan dan jembatan serta fasilitas komunikasi,program-program latihan dan keterampilan dan program lainnya yang memberikan manfaat kepada masyarakat .
4.      Rendahnya tabungan-investasi masyarakat merupakan pusat atau faktor penyebab timbulnya dilema kemiskinan yang menghambat pertumbuhan ekonomi . seperti telah diketahui hal ini karena rendahnya tingkat pendapatan dan karena adanya efek demonstrasi meniru tingkat konsumsi di negara-negara maju .
5.      Hambatan sosial utama dalam menaikkan taraf hidup masyarakat adalah jumlah penduduk yang sangat besar dan laju pertumbuhanya yang sangat cepat program pemerintahlah yang mampu secara intensif menurunkan laju pertambahan penduduk yang cepat lewat program keluarga berencana ( KB) .
6.      Pemerintah dapat menciptakan semangat atau spirit untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi yang cepat dan tidak hanya memerlukan pengembangan faktor penawaran saja yang menaikkan kapasitas produksi masyarakat yaitu sumber-sumber alam dan manusia , kapital , dan teknologi tetapi juga faktor permintaan luar negeri .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar